Warnet RAZIQ.NET Lubuk Arai: Cari Uang di Internet sangatlah mudah: Free Chip Tanpa Deposit 100% Gratis Poker Online Indonesia Freechip adalah salah satu bonus pemikat yang biasanya diberikan oleh situs a...
Silahkan ketik komentar anda di bawah ini :
PELAYANG RAYA EVERY TIME
Live Streaming and Update Work
Friday, 28 April 2017
Thursday, 27 October 2016
Tuesday, 13 October 2015
Suasana Diselimuti Kabut
Suasana Pagi hari Pukul 10.00 wib
Ebiet G. Ade Dimanakah Matahariku
Lirik Lagu Dimanakah Matahariku – Ebiet G. Ade
Pokok pinus di tengah hutan
Terduduk ia sendiri
Menjerit tak bersuara
Angin gunung basa-basi
Menyapa dan terbang entah ke mana
Hu hu hu ho ho ho
Jalan setapak terbungkus kabut
Darahku dan jiwaku
Menyatu ditelan bumi
Kerlap-kerlip kunang-kunang
Memancarkan kebisuan
Aku berjalan hanya dengan mata hati
Bernafas hanya dengan tekad
Aku mendaki penuh dengan teka-teki
Di manakah matahariku
Aku terantuk sebatang dahan
Melintang di depanku
Menghentikan pengembaraan
Tanda tanya, gundah hati
Kapankah akan terjawab
Di sinilah, di dalam dada
Menetes temurun cintaku bara hidup
Di sinilah di dalam jiwa
Mengalir hasratku mengikuti petunjuk-Mu
Mengikuti petunjuk-Mu
SUNSET Jam 5.00 wib
Disini saya posting video dan lirick lagu
Ebiet G. Ade Zaman
Ebiet G. AdeLirik Lagu Zaman – Ebiet G. Ade
Lelaki yang tersuruk di ketiak angin
Langkahnya terhambat, gamang, dan serba canggung
Gugup terbata-bata, hilang percaya diri
Meski bersikeras tegak nampak tak ada daya
Wajahnya yang tampan bahkan terlalu manis
Ditambahi polesan lengkaplah kegagalan
Jalan lenggang gemulai, enteng seperti kapas
Tak tercermin sikap jantan sebagaimana kodratnya lelaki
Ia bersembunyi menyimpan tangis yang tak kuasa dibendung
Ia jatuh cinta namun keburu sadar itu tak wajar
Tanda tanya bergolak di dalam fikirannya, “Berdosakah?”
Sedang ia pun tak menghendaki
Siapa gerangan yang dapat membantu menjawabnya
Perempuan dongak di atas angin
Kepalanya bengkak penuh mimpi kekerasan
Tubuh sintal dan tegap menampilkan kejantanan
Tak tercermin sikap lembut sebagaimana kodratnya
Rambutnya yang kasar kotor berdebu
Diisapnya cerutu bibir retak terbakar
Langkah dihentak-hentak, galak seperti singa
Ia ingin tampil lengkap sebagaimana layaknya lelaki
Aku punya gagasan untuk mempertemukan mereka berdua
Agar saling isi dengan cerita derita duka lara
Barangkali nanti tumbuh naluri sejati
Dan kembali seperti sediakala
Semua jawabnya hanyalah Tuhan yang mengerti
Sekali lagi jawabnya hanya Tuhan yang mengerti
Suasana Hari Minggu Gotong Royong Mushala Pengecoran Lantai
Alamat Link Lagu dibawah ini :
http://www.sejutalagu.com/ebiet-g-ade-dimanakah-matahariku/
Subscribe to:
Comments (Atom)





















































